in

Gnothi SeAuton Meden Agan

“Paideia” merupakan sebuah istilah kebudayaan yang demikian terkenal bagi bangsa Yunani kuno. Kata ini digunakan dalam arti mendidik generasi muda. Dalam proses pendidikan ini tentu membuahkan nilai-nilai dan aspirasi hidup yang dianggap sangat bernilai sehingga dapat menjadi pedoman arah atau pandangan hidup bagi generasi yang muncul kemudian. Dalam perkembangan jagat modernitas, istilah “paideia” yang semula dicermati dalam dunia pendidikan dan kebudayaan justru mengalami pergeseran makna ke “politeuma”: alam politik.

Di atas pintu masuk kuil Delphi terdapat tulisan berbunyi “Gnothi SeAuton Meden Agan” (Kenalilah dirimu, dan jangan berlebih-lebihan). Untuk mencapai Pengetahuan Tertinggi, terlebih dahulu ditumbuhkan hasrat akan pencapaiannya. Bahasa lainnya, menumbuhkembangkan rasa ingin tahu terkait dengan mengetahui esensi/hakikat/kebenaran segala sesuatunya. Hakikat itu terkait dengan Keindahan Abadi dan Sejati. Untuk meraih Keindahan itu, ada banyak hal yang harus dipelajari. Untuk itu, Platon pun mengemukakan Paideia, yaitu Pendidikan dan Kebudayaan, yang menandaskan bahwa pendidikan tidak boleh dilepaskan dari kebudayaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bergunjing Sampai Bengek Dari Sebuah Sudut Pandang Filsafat

Filosofi #September 2014